RAHASIA DI BAWAH KAKI
Permukaan bumi terdiri dari lempeng-lempeng yang selalu bergerak perlahan. Lempeng adalah bagian kulit bumi yang keras. Namun, panas di lapisan dalam bumi membuatnya terbagi-bagi menjadi pecahan-pecahan besar. Panas di lapisan dalam bumi juga membuat lempeng bumi melunak dan meleleh. Nah, karena meleleh, lempeng bumi selalu bergerak perlahan. Misalnya, lempeng Indo-Australia bergerak sampai 4 cm sampai 6 cm setiap tahun. Suatu ketika, lempeng-lempeng itu saling bertemu, sehingga tidak dapat bergerak. Lalu, lempeng-lempeng itu saling menekan. Tekanan ini membuat lempeng terdesak ke atas atau melesak ke dalam. Gerakan mendesak inilah yang disebut gempa tektonik. Gerakan lempeng-lempeng ini bermacam-macam. Ada yang bergerak menjauh, mendekat, dan bergerak berdampingan. Sebagai contoh, gempa bumi di Yogyakarta terjadi akibat tabrakan dari dua lempeng besar, yakni lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasi...